Checklist Persiapan Ujian Bahasa Indonesia SD: 10 Materi Inti

Kategori: latsol sd bahasa indonesia | Kota: KAB. BANYUWANGI | Tanggal: 11 Jan 2026 22:54
🔒 Member
Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Baca juga


Soal 16

Merapi kini sedang meradang

Wedus gembel melayang layang
Menyapu semua hingga terpanggang
Tak ada lagi harapan hijau
Tak ada lagi tenteram damai
Desaku sunyi desaku mati

Makna kata meradang dalam puisi tersebut adalah ....

Alongsor
Bmeletus
Cmeleleh
Dberpijar

Soal 17

Teks cerita untuk menjawab soal nomor 17 dan 18

Di hutan, hiduplah burung-burung parkit. Mereka hidup damai. Suatu ketika, mereka tertangkap perangkap seorang pemburu. Mereka berusaha melepaskan diri.

“Saudara-saudaraku, tenanglah! Jika nanti si pemburu datang, kita harus pura-pura mati. Setelah ia lengah, kita terbang bersama-sama,” seru Raja Parkit.

Tak berapa lama, si pemburu datang. Ia sangat kecewa karena tangkapannya mati semua. Bruk! Si pemburu tersandung batu dan jatuh. Burung-burung parkit terkejut lalu beterbangan melarikan diri.

Raja Parkit tertangkap.

“Jangan bunuh aku, sebagai imbalan, aku akan menghiburmu setiap hari dengan suaraku yang merdu,” pinta Raja Parkit.

Si pemburu mengabulkan permintaan Raja Parkit. Raja Parkit ditempatkan di sangkar yang sangat indah. Setiap hari, ia diberi makanan lezat. Namun, ia rindu hutan tempat asalnya. Suatu hari, ia berpura-pura mati. Melihat Raja Parkit mati, si pemburu sedih. Ia mengeluarkan Raja Parkit dari sangkar untuk dikuburkannya. Seketika itu juga, Raja Parkit terbang dan kembali ke hutan.

Akhir cerita tersebut adalah ....

ASi pemburu mengubur Raja Parkit dengan sedih.
BSi pemburu sedih karena Raja Parkit mati.
CRaja Parkit kembali lagi ke tempat asalnya.
DRaja Parkit pura-pura mati di sangkarnya.

Soal 18

Amanat cerita tersebut adalah ....

ASesama makhluk Tuhan, harus saling menolong.
BBerpandai-pandailah dalam mengatasi masalah.
CKatakan sejujurnya jika menginginkan sesuatu.
DTepatilah janji yang pernah kau ucapkan.

Soal 19

Bu Kucing memiliki dua anak, Kuci dan Cicing. Bu Kucing meminta tolong pada kedua anaknya untuk berbelanja ke pasar.

“Kuci, tolong belikan ikan! Kamu harus bersikap sopan karena penjual ikan terkenal galak!” ujar Bu Kucing kepada Kuci. Kuci mengangguk dan mengerti.

“Cicing, tolong belikan Ibu kesantung kancing! Kamu harus bersikap sopan kepada penjual kancing!” Selain terkenal pelit, ia juga pemarah,” kata Ibu kepada Cicing.

Cicing menganggukkan kepalanya.

Kuci dan Cicing berangkat ke pasar bersama-sama. Setibanya di pasar, mereka berpencar. Kuci menuju toko ikan. Sementara, Cicing menuju ke toko kancing. Toko kancing sedang sepi. Tampak Tuan Gugu angin, penjual kancing, sedang tertunduk-haruk di kursinya. Cicing teringat pesan ibunya.

“Selamat siang, Tuan Gugu yang tampan dan baik hati,” kata Cicing menyapa Tuan Gugu. Tuan Gugu tersentak bangun. Cepat-cepat, Cicing tersenyum kepadanya.

“Wah, Tuan Gugu pasti pemimpi aja ria,” tanya Cicing.

Tuan Gugu tergelak mendengar gurauan Cicing. Ia melayani Cicing dengan ramah. Bahkan, ia memberi bonus beberapa buah kancing kepada Cicing.

Maksud pernyataan “Cicing pandai mengambil hati penjualnya” pada cerita tersebut adalah Cicing harus bersikap sopan kepada ....

Apenjual ikan yang terkenal galak
Bpenjual kancing yang terkenal galak
Cpenjual ikan yang terkenal pelit dan pemarah
Dpenjual kancing yang terkenal pelit dan pemarah

Soal 20

Di sebuah hutan lebat, hiduplah dua ekor ulat. Pinto dan Tupi. Pinto ulat yang ramah dan rendah hati. Tupi ulat yang angkuh dan suka meremehkan binatang lain. Suatu hari, saat Pinto sedang mencari makanan, ia bertemu Tupi. Pinto ingin meminta sedikit makanan kepada Tupi. Namun, Tupi tidak mau memberikan makanan. Ia membentak dan mengejek Pinto.

Tupi sering mengejek Pinto sebagai ulat berikut! “Lekarna itu, Tupi tak mau berteman dengan Pinto. Tupi berkata bahwa kelak sayap Pinto akan kusam dan tidak menarik. Tak lama kemudian, Pinto dan Tupi menjadi kepompong. Setelah berubah jadi kupu-kupu, sayap Pinto berwarna-warni dan cerah. Sementara sayap Tupi berwarna hitam dan kusam. Tupi malu melihat sayapnya. Ia minta maaf kepada Pinto. Ia jera telah mengejekkan Pinto.

Kesimpulan isi cerita tersebut adalah ....

APinto berubah menjadi ulat yang ramah dan rendah hati.
BTupi tak mau berteman dengan Pinto karena ia berkutu jelek.
CTupi menyesali perbuatannya karena telah menghina Pinto.
DPinto dan Tupi bersama-sama menjadi seekor kepompong.

Artikel terkait

Program khusus alumni santri untuk fokus persiapan Tes SNBT sebagai jalur resmi seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Tersedia dua jalur persiapan yang terarah dan sistematis:

Pilih Program Anda

Kuota terbatas setiap angkatan.

🎓 Program Pengabdian Santri
& Bimbel
📚 Masa I’dad
Persiapan Akademik / Gap Year

ARTIKEL TERKAIT

🔥 Promo Member 🔒 Akses Semua Bank Soal SNBT, TKA & UM Mandiri + Pembahasan Lengkap • Rp299.000 → Rp199.000 / tahun