Mengapa Nilai Bahasa Indonesia SMA Sering Rendah? Cek Evaluasi Ini

Kategori: latsol_sma_Bahasa Indonesia | Kota: KAB. LEBONG | Tanggal: 05 Feb 2026 13:04
🔒 Member
Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Baca juga

Soal 51

Bacalah penggalan drama berikut!

Ibu : (Tidak menoleh benar) Malam lebaran Narto, dengarlah tabuh itu bersahut-sahutan. Pada malam lebaran seperti ini dia pergi, dengan tidak meninggalkan kata.

Gunarto : (Agak kesal) Ayah ...?

Ibu : Keesokan harinya, hari lebaran, sesudah sembahyang aku memaafkan dosanya.

Gunarto : Kenapa ibu ingat juga waktu yang lampau, mengingat kepada orang yang tak pernah lagi mengingat kita.

Ibu : (Memandang Gunarto) Aku merasa ia masih ingat kita Gunarto.

Yang tergambar dalam penggalan drama di atas adalah konflik....

A. sosial

B. fisik

C. batin

D. budaya

E. alam


Soal 52

Di tempat inilah terjadi peristiwa yang menyesatkan. Namun Monang bertanggung jawab dan akan mengawininya. Dan kenyataannya lain. Ibu Monang telah menjodohkannya dengan gadis Batak pilihan ibunya. Monang sendiri tak kuasa menolaknya. Dia kawin dengan gadis pilihan ibunya. Sementara itu, janin yang dikandung Monang mengalami kelainan, bayi itu akan lahir cacat.

(Raumanen, Mariane Katopo)

Nilai yang dominan tersirat dalam penggalan novel di atas adalah ....

A. budaya

B. etika

C. moral

D. sosial

E. agama


Soal 53

Kalau begitu mengapa Syarifudin meninggal pada hari kedua, setelah dia disunat? Darah tak banyak keluar dari lukanya. Syarifudin kan juga penurut. Pendiam. Setengah bulan, hampir, dia mengurung diri karena kata-kata kelakuan abangnya sehari sebelum disunat itu. Aku tidak percaya jika hanya oleh melompat-lompat dan berkejaran sebelum malam penuh. Aku tidak percaya itu. Aku mulai percaya desas-desus itu, tentang dukun-dukun yang mengelilingi luka sunatan anak-anak kita. Aku mulai yakin, mereka menaruh racun di pisau dukun-dukun itu.

Kalau benar begitu, apalagi yang segera sekarang hati? Aku telah lama mengubah sikapku. Tiap ada derma, aku sumbang. Tiap kesusahan, aku tolong. Tidak seorang diri mereka yang tidak kuundang dalam pesta tadi malam. Kau lihatkan, tiga teratak itu penuh mereka banjiri. Aku yakin mereka telah menerimaku, memaafkanku.

(Panggilan Rasul, Hamzad Rangkuti)

Tema atau pokok masalah yang tersirat dalam penggalan cerita pendek di atas adalah....

A. Dampak kekikiran, ketamakan, keangkuhan, dan kesombongan.

B. Kekikiran, ketamakan, keangkuhan, dan kesombongan yang diperbuat dukun.

C. Kesadaran untuk mengubah sikap dari tidak baik menjadi baik.

D. Kepercayaan adanya kematian dikaitkan dengan guna-guna dari dukun.

E. Ganjaran/balasan bagi orang yang kikir, tamak, sombong, dan angkuh.


Soal 54

Tetapi Papi rupa-rupanya tidak berkeberatan aku bergaul dengan anak-anak sepandri atau serdadu krocuk. Tentulah Papi harus menjaga gengsi dan secara resmi harus memarahi aku. Sebab itu lengan dan Raden Mas dari keluarga raja Mangkunegara. Akan tetapi, aku merasa, papi tidak berkeberatan, atau paling sedikit membiarkan aku punya kawan-kawan bermain dari kalangan populer tinggi. Pernah di kamar aku mendengar mami protes keras dan menuduh papi kurang mendidik anaknya. Dan kalau tidak salah papi bilang tentang pengalaman hidup praktis, kelak si anak, kalau jadi komandan atau pegawai tinggi, dapat beruntung berkat pergaulan dengan lapisan bawah dan atasnya sekaligus atau semacam itu.

Kelak sesudah aku menjadi pelajar HBS dalam suatu kesempatan aku segala kerabat istana Mangkunegara, papi mengajakku masuk ke ruang keramat di belakang pinggiran istana yang disebut dalam. Dan memberi petuah: dalam artinya ruang dalam, ruang keramat, ruang pemilik istana. Siapa pemilik istana? Bukan Gusti Raja Mangkunegara melainkan Dewi Sri.

(Burung-burung Manyar, Y.B. Mangunwijaya)

Latar yang tergambar dalam penggalan novel di atas adalah....

A. kelak

B. ruang dalam

C. malam hari

D. di kamar

E. ruang pemilik istana


Soal 55

Satilawati : (berasa kasihan) Maafkanlah segala perkataanku yang kemarin itu, Kartili. Jangan dimasukkan ke dalam hati.

Kartili : (tersenyum) Tentu tidak, Satilawati. Aku mengerti keadaanmu kemarin itu. Sekarang aku memuji kesetiaanmu terhadap Ishak. Sungguh pun telah engkauketahui, bahwa ia ....

Satilawati : Gila, ya. Tapi ada sesuatu, suara halusku mengatakan, bahwa ia akan baik lagi. Baik selama-lamanya.

Kartili : Itu yang kuharapkan tinggi, Satilawati: kepercayaanmu kepada diri sendiri.

Nilai watak : Dan biarpun ia tidak baik kembali, aku tidak juga dapat meningatkan diriku kepada orang lain.

Watak tokoh Satilawati berdasarkan kutipan drama di atas adalah....

A. baik hati, belas kasih, egois

B. setia, penuh keyakinan, percaya diri

C. keras kepala, cepat tersinggung, baik

D. pemarah, setia, keras kepala

E. baik, egois, baik

Artikel terkait

Program khusus alumni santri untuk fokus persiapan Tes SNBT sebagai jalur resmi seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Tersedia dua jalur persiapan yang terarah dan sistematis:

Pilih Program Anda

Kuota terbatas setiap angkatan.

🎓 Program Pengabdian Santri
& Bimbel
📚 Masa I’dad
Persiapan Akademik / Gap Year

ARTIKEL TERKAIT

🔥 Promo Member 🔒 Akses Semua Bank Soal SNBT, TKA & UM Mandiri + Pembahasan Lengkap • Rp299.000 → Rp199.000 / tahun