Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Latihan Soal 36–40


Soal 36

Perhatikan langkah-langkah berikut!

(1) Masukkan daging ayam, masak sampai jamur matang dan baso ikan …

(2) Ambil dua sendok adonan, bentuk bulat memanjang, masukkan ke dalam adonan telur, kemudian gulingkan ke dalam tepung panir.

(3) Panaskan minyak goreng, goreng kroket sampai matang, angkat, tiriskan.

(4) Panaskan margarin, tumis bawang bombay sampai layu. Kemudian masukkan wortel dan setengah bagian saus cair, masak sampai saus mengental.

(5) Tambahkan garam, merica, bumbu kaldu, serta saus asam manis cair.

(6) Terakhir masukkan kroket yang telah digoreng, aduk rata, angkat lalu hidangkan.

Urutan yang tepat cara membuat kroket tersebut adalah …

  1. 3 - 1 - 5 - 6 - 2 - 3
  2. 2 - 4 - 1 - 3 - 5 - 6
  3. 2 - 5 - 1 - 4 - 3 - 6
  4. 4 - 2 - 1 - 5 - 1 - 6
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis

Inti prosesnya: membentuk kroket (adonan → telur → tepung panir), menggoreng, lalu membuat saus dan terakhir mencampurkan/menghidangkan. Urutan logis menuntut langkah “akhir” (6) berada paling belakang.

Penanda “Terakhir …” pada (6) berarti (6) harus sesudah semua proses lain. Selain itu, (4) dan (5) adalah rangkaian membuat saus (menumis → memberi bumbu), sehingga keduanya harus berdekatan dan (5) mengikuti (4).

Pembanding: posisi “Terakhir” \( 6 \gt 4 \) karena langkah terakhir tidak mungkin dikerjakan sebelum saus siap.

  • A: mengulang nomor 3 dan tidak menempatkan rangkaian saus (4–5) dengan benar.
  • B: menempatkan penutupan pada (6) dan menjaga rangkaian proses hingga penyajian.
  • C: menempatkan (5) sebelum dasar saus (4), kurang logis.
  • D: mengulang nomor (1) dan urutannya tidak konsisten.

Soal 37

Perhatikan surat undangan berikut!

No : 0450/G5/PG/2000
Lampiran : -
Hal : Undangan rapat

Yth. Sdr. Memet
Jl. Suka Haji No.100
Bandung.

Dengan hormat kami mengundang saudara/saudari untuk menghadiri rapat yang akan diadakan pada :

hari/tanggal  : Sabtu, 9 Agustus 1997

tempat        : Balai Desa

pukul          : 19.00

acara          : pembentukan panitia olah raga

Kehadiran Saudara/Saudari sangat kami harapkan, atas perhatiannya dan kehadirannya, kami sampaikan banyak banyak terima kasih.

Ketua karang taruna
Ade Hidayat

Pertanyaan: Kesalahan yang terdapat pada surat undangan di atas adalah ....

  1. tidak ada lampiran dan tidak ada isi undangan yang sesuai dengan hal surat
  2. penggunaan huruf kecil dalam pembuka surat, kalimat penutup surat kurang efektif bahasanya.
  3. tidak perlu ada hari/tanggal dan tempat termasuk nomor dan lampiran
  4. bahasan undangannya kurang sopan dan kurang menarik dilihat dari segi tata bahasa
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

  • Surat sudah sesuai dengan Hal: Undangan rapat dan isi undangan memang tentang rapat (hari/tanggal, tempat, pukul, acara). Jadi alasan pada A keliru.
  • Kesalahan nyata terlihat pada:
    • Kalimat pembuka: “dengan hormat kami mengundang ...” ditulis dengan huruf kecil. Dalam kaidah penulisan, awal kalimat seharusnya huruf kapital: “Dengan hormat ...”. Ini sesuai dengan bagian awal opsi B.
    • Kalimat penutup: “Kehadiran Saudara/Saudari sangat kami harapkan, atas perhatiannya dan kehadirannya, kami sampaikan banyak banyak terima kasih.”
      • Struktur kalimatnya kurang efektif (terlalu bertumpuk dengan koma),
      • ada pengulangan “banyak banyak” (seharusnya “banyak-banyak” atau cukup “banyak”),
      • dan rujukan “atas perhatiannya” kurang tepat karena menyapa “Saudara/Saudari” (lebih tepat “perhatian Saudara/Saudari”).
    Ini sesuai dengan inti opsi B.
  • C salah: justru undangan perlu memuat hari/tanggal, tempat, waktu. Nomor dan lampiran boleh ada (atau lampiran diberi “-” jika tidak ada).
  • D terlalu umum dan tidak spesifik. Bahasa undangan sudah cukup sopan, masalahnya lebih pada kaidah/keefektifan kalimat dan kapitalisasi, bukan “tidak sopan”.
  • Karena kesalahan paling jelas dan tepat sesuai opsi adalah pada kapitalisasi pembuka dan keefektifan penutup, maka B \( \gt \) A/C/D.

Soal 38

Fik menghadiri pesta ulang tahun Ridha. Ia membawa bingkisan untuk Ridha. Ketika Fik tiba, ia langsung mengucapkan sesuatu. Berdasarkan ilustrasi tersebut, kalimat Fik yang tepat disampaikan kepada Ridha adalah …

  1. Selamat ulang tahun, Ridha. …
  2. Mudah-mudahan engkau selalu sehat dan berbahagia.
  3. Sudah seharusnya menerima hadiah ini …
  4. Mari kita bersama-sama …
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis

Situasinya adalah pesta ulang tahun, maka ucapan yang paling tepat adalah ucapan selamat ulang tahun secara langsung. Opsi A (diawali “Selamat ulang tahun, Ridha …”) paling sesuai konteks.

Pembanding: ketepatan konteks \( selamat\ ulang\ tahun \gt sehat\ dan\ berbahagia \) karena yang diminta adalah ucapan pada momen ulang tahun.

  • B: doa baik, tetapi tidak menegaskan konteks ulang tahun.
  • C: bernada menuntut/kurang santun untuk ucapan.
  • D: tidak spesifik pada ulang tahun.

Soal 39

Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Amir adalah siswa kelas 3 SMP. Ia dikenal sebagai murid yang rajin belajar sehingga nilainya selalu baik.

(2) Amir dikenal sebagai anak yang pandai. Ia …

(3) Sulis sering … kelas 3 SMP … Walaupun orang tuanya cukup, Sulis tidak boros.

(4) Amir adalah anak orang yang terpandang di kampungnya …

Paragraf tersebut yang mengandung hubungan pertentangan terdapat pada nomor …

  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: C (3)

Analisis

Hubungan pertentangan ditandai kata seperti walaupun, tetapi, namun. Pada nomor (3) terdapat kata Walaupun yang menyatakan pertentangan: orang tuanya cukup (mampu) tetapi Sulis tidak boros.

Penanda: hubungan pertentangan \( walaupun \gt sehingga \) karena “sehingga” menunjukkan akibat, bukan pertentangan.


Soal 40

Perhatikan kalimat-kalimat berikut!

(1) Ketika Saman/Kasman harus berpindah tugas, istrinya yang biasa sudah lima bulan mengandung.

(2) Karena ia menolak mengikuti suaminya ke wilayah kekuasaan Republik.

(3) Pernah terpikir oleh Kasman untuk menitipkan istrinya kepada menantunya di Pegang Agung.

(4) Tapi tidak sempat, lagi pula Aminah tidak mau dititipkan.

Kalimat majemuk bertingkat dengan anak kalimat pengganti keterangan waktu pada cerita tersebut terdapat pada kalimat …

  1. pertama
  2. kedua
  3. ketiga
  4. keempat
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: A (pertama)

Analisis

Anak kalimat keterangan waktu biasanya ditandai kata seperti ketika, saat, sebelum, sesudah. Kalimat (1) diawali kata Ketika, sehingga jelas merupakan kalimat majemuk bertingkat dengan keterangan waktu.

Pembanding: penanda waktu \( ketika \gt karena \) karena “karena” adalah penanda sebab, bukan waktu.