Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 41

Kutipan karya ilmiah:

Popularitas batik tidak boleh dibiarkan meredup. Kita harus bekerja keras untuk menjaga popularitas batik.

Kalimat saran yang sesuai dengan simpulan tersebut adalah ....

  1. Masyarakat hendaknya mencintai batik sebagai bagian dari hasil budaya bangsa.
  2. Masyarakat membiasakan diri mengenakan pakaian batik pada semua kesempatan.
  3. Sebaiknya pengusaha memproduksi lebih banyak barang dengan motif batik.
  4. Pengusaha atau perajin hendaknya meningkatkan jenis dan kualitas produksi batik serta menggelar pameran batik.
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

Analisis: Simpulan menekankan tindakan nyata untuk menjaga popularitas batik (“harus bekerja keras untuk menjaga popularitas batik”). Saran yang paling selaras adalah yang berisi langkah konkret dan relevan langsung dengan peningkatan popularitas (meningkatkan kualitas/jenis dan pameran). Karena itu D paling kuat \( D \gt A \gt C \gt B \).

  • A relevan, tetapi masih umum (sikap mencintai), belum menunjukkan strategi menjaga popularitas secara nyata.
  • B terlalu mutlak (“pada semua kesempatan”), sehingga kurang realistis sebagai saran.
  • C konkret, tetapi hanya menekankan jumlah produksi; belum menyentuh kualitas dan promosi.
  • D (benar) paling lengkap: kualitas/jenis (produk) + pameran (promosi) untuk menjaga popularitas.

Soal 42

Perhatikan daftar buku tersebut!

  • Judul buku Pengkajian Puisi: Analisis Strata Norma dan Analisis Struktural dan semiotik, Pengarang Rahmat Djoko Pradopo, 1987, Penerbit Gajah Mada Utama, Yogyakarta.
  • Pengarang Anton M. Moeliono, Judul buku Santun Bahasa, 1984, Jakarta, Gramedia.

Penulisan daftar pustaka yang benar untuk data buku di atas adalah ....

  1. Pradopo, Rahmat Djoko. 1987. Pengkajian Puisi: Analisis Strata Norma dan Analisis Struktural dan semiotik. Yogyakarta: Gajah Mada Utama.
    Moeliono, Anton M. 1984. Santun Bahasa. Jakarta: Gramedia.
  2. Pradopo, Rahmat Djoko. .... Pengkajian Puisi Analisis Puisi Analisis Strata Norma dan Analisis Struktural dan semiotik. Yogyakarta. Gajah Mada Utama.
    Moeliono, Anton M. 1984. Santun Bahasa. Jakarta: Gramedia.
  3. Pradopo, Rahmat Djoko. 1987. Pengkajian Puisi: Analisis Strata Norma dan Analisis Struktural dan semiotik. Yogyakarta: Gajah Mada Utama.
    Moeliono, Anton M. 1984. Santun Bahasa. Jakarta: Gramedia.
  4. Pradopo, Rahmat Djoko. 1987. Pengkajian Puisi: Analisis Strata Norma dan Analisis Struktural dan semiotik. Gajah Mada Utama:Yogyakarta
    Moeliono, Anton M. 1984. Santun Bahasa. Gramedia: Jakarta
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis: Format daftar pustaka yang tepat: Nama pengarang. Tahun. Judul. Kota: Penerbit. Opsi A memenuhi pola itu untuk kedua buku: “Yogyakarta: Gajah Mada Utama” dan “Jakarta: Gramedia”.

Unsur Buku 1 Buku 2
Pengarang Pradopo, Rahmat Djoko Moeliono, Anton M.
Tahun \( 1987 \) \( 1984 \)
Kota: Penerbit Yogyakarta: Gajah Mada Utama Jakarta: Gramedia
  • A (benar) urutan dan tanda baca “kota: penerbit” sudah tepat.
  • B salah tanda baca (kota dan penerbit dipisah titik), serta judul tampak tidak konsisten/berulang.
  • C pada praktiknya sama susunannya dengan A, tetapi kunci yang dinilai benar ditetapkan pada A.
  • D membalik format menjadi “penerbit:kota” (harusnya “kota: penerbit”).

Soal 43

Cermati kalimat berikut!

Para hadirin sekalian, kami persilakan mencicipi semua hidangan-hidangan yang tersaji.

Kalimat tersebut diperbaiki seperti kalimat ....

  1. Para hadirin sekalian, kami persilakan mencicipi semua hidangan yang tersaji.
  2. Para hadirin, kami persilakan mencicipi semua hidangan yang tersaji.
  3. Hadirin kami persilakan mencicipi semua hidangan-hidangan yang tersaji.
  4. Hadirin sekalian, kami persilakan mencicipi semua hidangan yang tersaji.
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

Analisis: Perbaikan perlu menghilangkan pemborosan kata: “para hadirin sekalian” cukup “hadirin sekalian”, dan “hidangan-hidangan” cukup “hidangan”. Opsi D memperbaiki dua hal sekaligus sehingga paling efektif \( D \gt B \gt A \gt C \).

  • A masih boros karena “para” + “sekalian” berlebih.
  • B sudah menghilangkan “sekalian”, namun masih kurang halus dibanding “Hadirin sekalian”.
  • C masih boros “hidangan-hidangan”.
  • D (benar) paling ringkas dan baku: “Hadirin sekalian ... semua hidangan ...”.

Soal 44

Perhatikan kalimat berikut!

Sebelum dilantik menjadi bupati \( (1) \), Roni Pranoto membeli salak bali \( (2) \), kemudian ia menyempatkan singga ke ranu \( (3) \) pakis \( (4) \) tempat kelahirannya.

Kata yang huruf pertamanya ditulis dengan huruf kapital ditandai nomor ....

  1. \( (3) \) dan \( (4) \)
  2. \( (1) \) dan \( (2) \)
  3. \( (1) \) dan \( (4) \)
  4. \( (2) \) dan \( (4) \)
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis: Huruf kapital dipakai pada nama diri. “ranu pakis” adalah nama tempat, sehingga seharusnya ditulis Ranu Pakis (kata pertama dan kedua sama-sama kapital). “bupati” dan “salak bali” bukan nama diri pada konteks ini.

  • A (benar) \( (3) \) dan \( (4) \) adalah unsur nama tempat.
  • B \( (1) \) “bupati” adalah jabatan umum; \( (2) \) bukan nama diri.
  • C \( (1) \) tidak wajib kapital, sedangkan \( (4) \) iya.
  • D \( (2) \) tidak wajib kapital, sedangkan \( (4) \) iya.

Soal 45

Perhatikan kalimat berikut!

Di SMP Negeri Lumajang ada tiga pembina ekstrakurikuler Teater Poci Ridwan Hendra dan Andik.

Perbaikan tanda baca yang tepat pada kalimat di atas adalah ....

  1. Di SMP Negeri Lumajang ada tiga pembina ekstrakurikuler Teater Poci: Ridwan, Hendra, dan Andik.
  2. Di SMP Negeri Lumajang ada tiga pembina ekstrakurikuler: Teater Poci,Ridwan, Hendra, dan Andik.
  3. Di SMP Negeri Lumajang ada tiga pembina ekstrakurikuler Teater Poci, Ridwan, Hendra, dan Andik.
  4. Di SMP Negeri Lumajang ada tiga pembina ekstrakurikuler Teater Poci: Ridwan, Hendra, dan Andik.
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

Analisis: Setelah “Teater Poci” diperlukan tanda titik dua untuk memperkenalkan daftar nama pembina. Di antara unsur daftar, digunakan koma, dan sebelum unsur terakhir ditambahkan “dan”. Opsi D memenuhi semuanya.

  • A secara isi sama dengan D, tetapi kunci yang dinilai benar ditetapkan pada D.
  • B keliru karena titik dua diletakkan setelah “ekstrakurikuler” dan penulisan daftar tanpa spasi setelah koma (“Poci,Ridwan”).
  • C tidak memakai titik dua sehingga hubungan “Teater Poci” sebagai pengantar daftar kurang tegas.
  • D (benar) titik dua tepat + koma pada daftar nama + “dan” sebelum nama terakhir.