Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

soal 56

Contoh proses bioteknologi tradisional adalah ....

A.pembuatan tempe
B.pengolahan limbah
C.pembuatan kompos
D.pembuatan tahu
E.penemuan interferon
Jawaban & Analisa

Jawaban: A

Analisa: Bioteknologi tradisional memanfaatkan mikroorganisme secara langsung dengan teknik sederhana, terutama fermentasi. Pembuatan tempe adalah fermentasi kedelai oleh kapang, sehingga merupakan contoh bioteknologi tradisional.

A. Tepat: tempe dibuat melalui fermentasi oleh mikroorganisme.

B. Pengolahan limbah bisa memakai bioteknologi, tetapi tidak sejelas contoh fermentasi pangan tradisional pada opsi A.

C. Kompos melibatkan penguraian mikroba, namun contoh yang paling baku dan umum untuk bioteknologi tradisional pada soal sekolah adalah fermentasi pangan seperti tempe.

D. Tahu umumnya dibuat lewat penggumpalan protein kedelai (bukan fermentasi mikroba sebagai proses utama).

E. Interferon terkait bioteknologi modern (rekayasa genetika/kultur sel), bukan tradisional.


soal 57

Pada tabel berikut hubungan yang benar antara produk, bahan mentah dan mikroorganismenya terdapat pada ....

No. Produk Bahan mentah Mikroorganisme
A Keju Dadih susu Streptococcus lactis
B Tauco Kacang Rhizopus oryzae
C Biji kopi Buah kopi Candida utilis
D Saos ikan Ikan laut Lactobacillus plantarum
E tempe Kedelai Rhizopus oryzae

Jawaban yang benar adalah ....

A.A
B.B
C.C
D.D
E.E
Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Analisa: Hubungan yang paling jelas dan umum diajarkan adalah tempe dibuat dari kedelai dengan kapang Rhizopus (sering disebut Rhizopus oligosporus, dan pada soal ini ditulis Rhizopus oryzae). Opsi E sesuai dengan pasangan produk-bahan-mikroba yang benar menurut konteks pelajaran sekolah.

A. Keju melibatkan bakteri asam laktat, tetapi “dadih susu” dan spesies yang dipakai dapat bervariasi; pada soal pilihan tunggal, yang paling baku dan tegas adalah tempe-kedelai-Rhizopus.

B. Tauco umumnya melibatkan kapang seperti Aspergillus, bukan Rhizopus.

C. Fermentasi kopi tidak lazim dipasangkan dengan Candida utilis sebagai jawaban baku sekolah.

D. Saos ikan umumnya dikaitkan dengan fermentasi oleh mikroba halofilik tertentu, bukan pasangan paling umum ini.

E. Tepat: tempe \(\rightarrow\) kedelai \(\rightarrow\) Rhizopus.


soal 58

Pembentukan organisme penghasil interferon dilakukan melalui teknik ....

A.kultur jaringan
B.biakan murni
C.transplantasi gen
D.transplantasi nukleus
E.transplantasi embrio
Jawaban & Analisa

Jawaban: C

Analisa: Interferon banyak diproduksi melalui bioteknologi modern dengan memasukkan gen interferon ke organisme (misalnya bakteri) agar dapat mengekspresikan protein interferon. Teknik ini adalah transplantasi gen (rekayasa genetika/DNA rekombinan).

A. Kultur jaringan lebih dikenal untuk perbanyakan tanaman, bukan pembentukan organisme penghasil interferon.

B. Biakan murni hanya memurnikan mikroba, tidak mengubahnya menjadi penghasil interferon.

C. Tepat: gen interferon ditransfer ke organisme agar memproduksi interferon.

D. Transplantasi nukleus terkait kloning, bukan produksi interferon.

E. Transplantasi embrio terkait reproduksi/ternak, bukan produksi interferon.


soal 59

Peristiwa pembentukan biogas dari limbah rumah tangga yang mengandung protein, lemak dan karbohidrat dilakukan melalui proses fermentasi oleh ....

A.Escherichia coli secara anaerob
B.Thiobacillus ferrooxidans secara aerob
C.Bacillus thuringiensis secara aerob
D.Methanobacterium omelianskii secara anaerob
E.Escherichia coli secara aerob
Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Biogas terutama mengandung metana \((CH_4)\) yang dihasilkan oleh bakteri/arkaea metanogen dalam kondisi anaerob. Karena itu organisme yang tepat adalah Methanobacterium (metanogen) secara anaerob.

A. Salah: E. coli bukan metanogen utama pembentuk biogas.

B. Salah: Thiobacillus ferrooxidans terkait oksidasi besi/belerang, bukan biogas.

C. Salah: Bacillus thuringiensis dikenal sebagai penghasil toksin insektisida, bukan pembentuk metana.

D. Tepat: metanogen menghasilkan metana dalam kondisi anaerob.

E. Salah: pembentukan biogas berlangsung anaerob, dan E. coli bukan organisme kunci pembentuk metana.


soal 60

Berikut ini adalah tahapan pada rekayasa genetika:

\(1\) Pembuatan klon dan replikasi
\(2\) Pembuatan wahana
\(3\) Isolasi gen
\(4\) Produksi

Urutan tahapan pada rekayasa genetika adalah ....

A.\(1, 2, 3\) dan \(4\)
B.\(2, 3, 4\) dan \(1\)
C.\(3, 4, 2\) dan \(1\)
D.\(3, 2, 1\) dan \(4\)
E.\(4, 3, 2\) dan \(1\)
Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Urutan umum rekayasa genetika: pertama gen target diisolasi, lalu dibuat wahana/vektor untuk membawa gen, kemudian dilakukan kloning dan replikasi (memperbanyak DNA rekombinan dalam sel inang), dan akhirnya hasilnya digunakan untuk produksi (ekspresi produk).

Jadi urutannya: \(3 \rightarrow 2 \rightarrow 1 \rightarrow 4\).

A. Salah: tidak mungkin kloning dilakukan sebelum isolasi gen.

B. Salah: produksi tidak dilakukan sebelum kloning, dan isolasi gen tidak boleh setelah pembuatan wahana tanpa gen.

C. Salah: produksi tidak logis dilakukan sebelum pembuatan wahana dan kloning.

D. Tepat: isolasi gen \(\rightarrow\) pembuatan wahana \(\rightarrow\) klon dan replikasi \(\rightarrow\) produksi.

E. Salah: produksi adalah tahap akhir, bukan awal.