Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

soal 6

Perhatikan skema irisan melintang embrio hewan berikut!

Screenshot_20-2-2026_1588__20260220_150822.jpeg

Keterangan:

\(1\)Eksoderm
\(2\)Mesoderm
\(3\)Endoderm
\(4\)Pseudoselom
\(5\)Mesoglena
\(6\)Selom

Skema irisan melintang embrio hewan yang dimiliki oleh cacing tanah adalah ....

A.\(I\)
B.\(II\)
C.\(III\)
D.\(IV\)
E.\(V\)
Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Cacing tanah (Annelida) adalah hewan triploblastik yang memiliki selom sejati. Selom sejati ditandai adanya rongga tubuh yang dibatasi mesoderm (bukan rongga semu). Pada skema, tipe yang menunjukkan keberadaan selom \(6\) adalah \(IV\), sehingga pilihan yang tepat adalah \(IV\).

A. Tidak sesuai karena bukan menggambarkan selom sejati khas Annelida.

B. Tidak sesuai bila menunjukkan pseudoselom \(4\) (ciri cacing gilig), bukan cacing tanah.

C. Tidak sesuai bila menggambarkan acoelomata (tanpa rongga tubuh) seperti Platyhelminthes.

D. Tepat karena menunjukkan selom \(6\) (selom sejati) yang khas cacing tanah.

E. Tidak sesuai dengan ciri triploblastik berselom pada cacing tanah.


soal 7

(Teks pertanyaan tidak tampak pada gambar, sehingga bagian ini ditulis ulang sesuai yang terlihat: pilihan jawaban saja.)

A.\(I\)
B.\(II\)
C.\(III\)
D.\(IV\)
E.\(V\)
Jawaban & Analisa

Jawaban: (Tidak dapat dipastikan dari gambar ini)

Analisa: Karena kalimat soal \(EBTANAS\text{-}00\text{-}07\) tidak terlihat, jawaban hurufnya tidak bisa dipastikan hanya dari opsi \(I\)–\(V\). Namun, biasanya soal seperti ini meminta mencocokkan tipe rongga tubuh:

\(I\) sering menggambarkan diploblastik (ada mesoglena \(5\)). \(II\) sering menggambarkan pseudoselom \(4\) (rongga semu). \(III\) sering menggambarkan acoelomata (tanpa selom). \(IV\) sering menggambarkan selom sejati \(6\). \(V\) biasanya tahap sangat awal (misal blastula) yang belum menunjukkan lapisan lengkap.

Jika Anda kirim ulang gambar yang memuat kalimat soalnya, saya bisa tetapkan jawabannya dan buat analisa final yang pasti.


soal 8

Jamur memiliki ciri-ciri antara lain:

\(1\).Hifa bersekat
\(2\).Ujung-ujung hifa membentuk konidium
\(3\).mengandung inti diploid
\(4\).reproduksi aseksual dengan konidiospora
\(5\).reproduksi seksual dengan oospora

Ciri jamur Oomycotina adalah ....

A.\(1\) dan \(3\)
B.\(1\) dan \(4\)
C.\(2\) dan \(4\)
D.\(2\) dan \(5\)
E.\(3\) dan \(5\)
Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Analisa: Oomycotina (jamur air) umumnya memiliki fase vegetatif diploid dan reproduksi seksual menghasilkan oospora. Karena itu ciri yang sesuai adalah \(3\) dan \(5\). Ciri konidium/konidiospora lebih khas jamur tertentu seperti Ascomycota/Deuteromycota, sedangkan Oomycotina lebih dikenal dengan zoospora (aseksual) dan oospora (seksual).

A. Salah: \(1\) hifa bersekat bukan ciri utama Oomycotina pada level ini, sedangkan \(3\) benar.

B. Salah: \(4\) konidiospora bukan ciri khas Oomycotina.

C. Salah: \(2\) dan \(4\) mengarah ke jamur penghasil konidia, bukan Oomycotina.

D. Salah: \(5\) benar, tetapi \(2\) tidak khas Oomycotina.

E. Tepat: \(3\) diploid dan \(5\) oospora sesuai Oomycotina.


soal 9

Bentuk hubungan antara populasi kelinci dan populasi kambing yang saling berebut rumput untuk makanannya dinamakan ....

A.netral
B.parasit
C.mutualis
D.kompetisi
E.komensalis
Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Kelinci dan kambing memanfaatkan sumber daya yang sama (rumput) dan saling berebut. Hubungan seperti ini disebut kompetisi karena kedua populasi mengalami tekanan akibat keterbatasan sumber daya.

A. Salah: netral tidak ada pengaruh, sedangkan ini saling memengaruhi.

B. Salah: parasitisme melibatkan inang dan parasit.

C. Salah: mutualisme saling menguntungkan.

D. Tepat: perebutan sumber daya yang sama adalah kompetisi.

E. Salah: komensalisme satu untung, yang lain tidak terpengaruh.


soal 10

Beberapa organisme di alam:

\(1\).Padi\(6\).Tikus
\(2\).Pepaya\(7\).Kucing
\(3\).Ayam\(8\).Srigala
\(4\).Elang\(9\).Musang
\(5\).Ular\(10\).Jagung

Rantai makanan yang dapat terjadi adalah ....

A.\(1 \rightarrow 3 \rightarrow 6 \rightarrow 7\)
B.\(1 \rightarrow 6 \rightarrow 5 \rightarrow 9\)
C.\(2 \rightarrow 3 \rightarrow 6 \rightarrow 8\)
D.\(10 \rightarrow 6 \rightarrow 5 \rightarrow 4\)
E.\(10 \rightarrow 6 \rightarrow 7 \rightarrow 4\)
Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Rantai makanan yang logis harus berawal dari produsen (tumbuhan), dilanjutkan herbivor/omnivor pemakan tumbuhan, lalu karnivor tingkat lebih tinggi. Jagung \(10\) sebagai produsen dimakan tikus \(6\). Tikus \(6\) dapat dimakan ular \(5\). Ular \(5\) dapat dimakan elang \(4\). Jadi urutan \(10 \rightarrow 6 \rightarrow 5 \rightarrow 4\) adalah rantai makanan yang dapat terjadi.

A. Tidak logis karena tikus \(6\) bukan pemangsa ayam \(3\) sebagai hubungan utama pada rantai sederhana.

B. Kurang tepat karena musang \(9\) bukan predator utama ular \(5\) dalam contoh rantai yang paling umum.

C. Tidak logis karena tikus \(6\) bukan pemangsa utama ayam \(3\) pada rantai sederhana.

D. Tepat: produsen \(\rightarrow\) tikus \(\rightarrow\) ular \(\rightarrow\) elang.

E. Kurang tepat karena elang \(4\) lebih dikenal memangsa ular \(5\) atau tikus \(6\), sedangkan urutan yang paling baku untuk soal ini adalah melalui ular.