Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 16

Pada saat luka, kita tidak mengalami pendarahan karena darah mengandung faktor penggumpalan yang dapat menutup luka. Tetapi pada kasus tertentu, ada orang yang bila terluka, lukanya tidak mudah menutup sebab tidak mempunyai faktor penggumpal. Orang tersebut menderita penyakit ...

A.leukemia
B.hemofilia
C.anemia
D.polistemia
E.sklerosis
Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Analisa: Soal menyebut “tidak mempunyai faktor penggumpal” sehingga darah sulit membeku dan luka tidak mudah menutup. Kelainan yang khas karena kekurangan faktor pembekuan (misalnya faktor VIII/IX) adalah hemofilia.

A. Leukemia adalah kanker darah (sel darah putih), bukan kekurangan faktor pembekuan sebagai penyebab utama luka sulit menutup.

B. Tepat: hemofilia terjadi karena kekurangan faktor pembekuan sehingga perdarahan sulit berhenti.

C. Anemia adalah kekurangan hemoglobin/eritrosit; bukan gangguan faktor pembekuan.

D. Polistemia adalah kelebihan eritrosit, bukan kekurangan faktor pembekuan.

E. Sklerosis berkaitan dengan pengerasan jaringan/pembuluh; tidak sesuai dengan kasus perdarahan sulit berhenti.


Soal 17

Perhatikan reaksi enzimatis berikut!

I. Amilum \(\rightarrow\) amilase \(\rightarrow\) disakarida
II. Lemak \(\rightarrow\) lipase \(\rightarrow\) asam lemak \(+\) gliserol

Proses enzimatis tersebut berlangsung di dalam organ ....

A.hati
B.mulut
C.lambung
D.usus halus
E.usus besar
Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Pencernaan amilum oleh amilase dan pencernaan lemak oleh lipase paling utama terjadi di usus halus. Di usus halus, enzim dari pankreas (termasuk amilase dan lipase) bekerja optimal; lipase khususnya berperan memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol (dibantu emulsifikasi oleh empedu).

A. Hati menghasilkan empedu (untuk emulsifikasi), bukan tempat utama reaksi amilase dan lipase.

B. Mulut memiliki amilase, tetapi pemecahan lemak menjadi asam lemak dan gliserol oleh lipase bukan proses utama di mulut.

C. Lambung dominan pada pencernaan protein; bukan tempat utama kerja amilase dan lipase seperti pada pernyataan.

D. Tepat: usus halus adalah lokasi utama pencernaan kimiawi karbohidrat dan lemak oleh enzim.

E. Usus besar fokus penyerapan air dan aktivitas bakteri, bukan pencernaan amilum dan lemak oleh amilase-lipase.


Soal 18

Perhatikan data volume udara pernapasan berikut!

No. Jenis udara pernapasan Volume \((mL)\)
\(1\) Udara pernapasan \(500\)
\(2\) Udara komplementer \(1500\)
\(3\) Udara cadangan \(1500\)
\(4\) Udara residu \(1000\)

Berdasarkan data tersebut, volume udara yang dapat dihembuskan semaksimal mungkin setelah melakukan inspirasi secara maksimal adalah ....

A.\(4500\) mL
B.\(3500\) mL
C.\(3000\) mL
D.\(2500\) mL
E.\(2000\) mL
Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Analisa: “Udara yang dapat dihembuskan semaksimal mungkin setelah inspirasi maksimal” adalah kapasitas vital, yaitu udara pernapasan \(+\) udara komplementer \(+\) udara cadangan. Udara residu tidak ikut terhembus karena tetap tersisa di paru-paru.

Perhitungan: \(500 + 1500 + 1500 = 3500\) mL.

A. \(4500\) mL adalah total semua termasuk udara residu, padahal residu tidak dapat dikeluarkan maksimal.

B. Tepat: \(3500\) mL adalah kapasitas vital.

C. Tidak sesuai hasil hitung; ini bukan gabungan yang diminta.

D. Tidak sesuai; terlalu kecil untuk inspirasi maksimal lalu ekspirasi maksimal.

E. Tidak sesuai; ini jauh lebih kecil dari kapasitas vital.


Soal 19

Keberadaan asam amino dalam urin menunjukkan kelainan fungsi ginjal, khususnya pada bagian ....

A.glomerulus
B.simpai Bowman
C.tubulus kontortus proksimal
D.tubulus kontortus distal
E.lengkung Henle
Jawaban & Analisa

Jawaban: C

Analisa: Asam amino normalnya tersaring di glomerulus, namun akan direabsorpsi kembali hampir seluruhnya di tubulus kontortus proksimal. Jika asam amino masih ditemukan dalam urin, berarti proses reabsorpsi di tubulus proksimal mengalami gangguan.

A. Glomerulus berperan filtrasi; masalah utama “asam amino muncul di urin” lebih tepat karena gagal reabsorpsi, bukan filtrasi.

B. Simpai Bowman hanya menampung filtrat dari glomerulus, bukan lokasi utama reabsorpsi.

C. Tepat: tubulus kontortus proksimal adalah tempat reabsorpsi asam amino.

D. Tubulus distal lebih dominan reabsorpsi/sekresi ion tertentu, bukan utama untuk asam amino.

E. Lengkung Henle terutama untuk pengaturan air dan garam, bukan reabsorpsi asam amino sebagai fungsi utama.


Soal 20

Jalur yang dilalui oleh impuls pada gerak refleks adalah ....

A.reseptor – saraf sensorik – otak – saraf motorik – efektor
B.reseptor – saraf motorik – sumsum tulang belakang – efektor
C.reseptor – saraf motorik – otak – saraf sensorik – efektor
D.reseptor – otak – saraf motorik – sumsum tulang belakang
E.reseptor – saraf sensorik – sumsum tulang belakang – saraf motorik – efektor
Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Analisa: Gerak refleks umumnya diproses cepat di sumsum tulang belakang (bukan melalui otak terlebih dahulu). Urutan lengkung refleks: rangsang diterima reseptor \(\rightarrow\) impuls dibawa saraf sensorik \(\rightarrow\) diproses di sumsum tulang belakang \(\rightarrow\) keluar melalui saraf motorik \(\rightarrow\) efektor bergerak.

A. Tidak tepat untuk refleks dasar karena memasukkan otak sebagai pusat utama.

B. Tidak lengkap karena tidak memuat jalur saraf sensorik dan urutan lengkap.

C. Salah urutan: saraf motorik tidak mungkin mendahului saraf sensorik.

D. Tidak sesuai urutan lengkung refleks dan tidak lengkap.

E. Tepat: reseptor \(\rightarrow\) sensorik \(\rightarrow\) sumsum tulang belakang \(\rightarrow\) motorik \(\rightarrow\) efektor.