Soal 31
Perhatikan pernyataan berikut!
\(1\). Pada tahap anafase \(I\) terjadi pembelahan sentromer.
\(2\). Pembelahan khusus untuk pembentukan telur dan sperma.
\(3\). Memelihara jumlah kromosom dari generasi ke generasi berikutnya.
\(4\). Menghasilkan \(4\) sel yang identik dengan sel induknya.
\(5\). Setiap gamet menerima setengah kromosom yang terkandung di dalam sel tubuh induknya.
Pernyataan yang benar tentang meiosis adalah ....
| A. | \(1\) – \(2\) – \(3\) |
| B. | \(1\) – \(3\) – \(5\) |
| C. | \(2\) – \(3\) – \(5\) |
| D. | \(2\) – \(4\) – \(5\) |
| E. | \(2\) – \(5\) – \(4\) |
Jawaban & Analisa
Jawaban: C
Analisa: Meiosis adalah pembelahan reduksi untuk membentuk gamet, menghasilkan sel haploid sehingga jumlah kromosom antar generasi tetap terjaga (melalui fertilisasi), dan tiap gamet membawa setengah jumlah kromosom sel tubuh.
\(1\). Salah: pada anafase \(I\) yang berpisah adalah kromosom homolog; sentromer umumnya belum membelah (pemisahan kromatid terjadi pada anafase \(II\)).
\(2\). Benar: meiosis khusus untuk pembentukan gamet (sel telur dan sperma).
\(3\). Benar: meiosis (reduksi) dan fertilisasi (penggabungan) menjaga jumlah kromosom spesies tetap dari generasi ke generasi.
\(4\). Salah: meiosis menghasilkan \(4\) sel anak yang tidak identik dengan induknya (ada variasi genetik), dan jumlah kromosomnya setengah.
\(5\). Benar: gamet membawa setengah jumlah kromosom dibanding sel tubuh (diploid \(\rightarrow\) haploid).
Kesimpulan: Pernyataan benar adalah \(2\), \(3\), dan \(5\) sehingga jawabannya \(C\).
Soal 32
Pada tanaman ercis sifat bulat dominan terhadap kisut dan kuning dominan terhadap hijau. Bila tanaman berbiji bulat kuning \(BbKK\) disilangkan dengan bulat hijau \(Bbkk\) akan dihasilkan ercis dengan ratio keturunan ....
| A. | bulat kuning : kisut hijau \(=\) \(1:3\) |
| B. | bulat kuning : kisut kuning \(=\) \(3:1\) |
| C. | kisut kuning : bulat hijau \(=\) \(1:3\) |
| D. | kisut kuning : bulat hijau \(=\) \(3:1\) |
| E. | kisut kuning : bulat kuning \(=\) \(1:1\) |
Jawaban & Analisa
Jawaban: B
Analisa: Persilangan: \(BbKK \times Bbkk\).
Gen warna: \(KK \times kk \rightarrow\) semua keturunan \(Kk\) (semua kuning), jadi tidak ada hijau pada keturunan.
Gen bentuk: \(Bb \times Bb \rightarrow\) rasio fenotipe bulat : kisut \(=\) \(3:1\).
Gabungan fenotipe: karena semua kuning, maka rasio menjadi bulat kuning : kisut kuning \(=\) \(3:1\).
Kesimpulan: Pilihan yang sesuai adalah \(B\).
Soal 33
Ayam jantan berjengger walnut (sumpel) genotip \(RrPp\) dikawinkan dengan ayam berjengger rose (gerigi) genotip \(Rrpp\). Perbandingan keturunan yang dihasilkan antara walnut : ross : biji : bilah adalah ....
Keterangan: \(R\_P\_\) \(=\) walnut, \(R\_pp\) \(=\) ros, \(rrP\_\) \(=\) biji, \(rrpp\) \(=\) bilah.
| A. | \(9:3:3:1\) |
| B. | \(4:2:1:1\) |
| C. | \(4:1:2:1\) |
| D. | \(3:3:1:1\) |
| E. | \(1:1:1:1\) |
Jawaban & Analisa
Jawaban: D
Analisa: Persilangan \(RrPp \times Rrpp\).
Lokus \(P\): \(Pp \times pp \rightarrow\) \(P\_\) : \(pp\) \(=\) \(1:1\) (peluang \(P\_\) \(=\) \(1/2\), peluang \(pp\) \(=\) \(1/2\)).
Lokus \(R\): \(Rr \times Rr \rightarrow\) \(R\_\) : \(rr\) \(=\) \(3:1\) (peluang \(R\_\) \(=\) \(3/4\), peluang \(rr\) \(=\) \(1/4\)).
Gabungan fenotipe:
Walnut \((R\_P\_)\): \((3/4)\times(1/2)=3/8\)
Rose \((R\_pp)\): \((3/4)\times(1/2)=3/8\)
Biji \((rrP\_)\): \((1/4)\times(1/2)=1/8\)
Bilah \((rrpp)\): \((1/4)\times(1/2)=1/8\)
Rasio: \(3:3:1:1\), sehingga jawabannya \(D\).
Soal 34
Perhatikan peta silsilah pewaris sifat albino berikut!
.
Berdasarkan peta silsilah tersebut, individu yang carier adalah ....
| A. | \(4\) dan \(7\) |
| B. | \(4\) dan \(5\) |
| C. | \(3\) dan \(5\) |
| D. | \(3\) dan \(4\) |
| E. | \(1\) dan \(2\) |
Jawaban & Analisa
Jawaban: E
Analisa: Albino umumnya bersifat autosomal resesif. Individu yang albino berarti bergenotipe \(aa\).
Pada silsilah, individu \(4\) ditunjukkan sebagai perempuan albino, sehingga genotipnya \(aa\). Karena individu \(4\) lahir dari orang tua \(1\) dan \(2\) yang tampak normal, maka agar dapat menghasilkan anak \(aa\), kedua orang tua harus menyumbang alel \(a\). Artinya individu \(1\) dan \(2\) pasti bergenotipe \(Aa\) (carrier).
Evaluasi opsi:
A. Individu \(4\) adalah \(aa\) (penderita), bukan carrier.
B. Individu \(4\) bukan carrier; individu \(5\) tidak dapat dipastikan carrier hanya dari informasi yang ada.
C. Individu \(3\) bisa \(AA\) atau \(Aa\) (tidak pasti); individu \(5\) juga tidak pasti.
D. Individu \(4\) bukan carrier.
E. Tepat: individu \(1\) dan \(2\) pasti carrier \(Aa\) karena memiliki anak albino \(aa\).
Soal 35
Semangka tanpa biji mengandung kromosom \(3n\). Semangka ini diperoleh dari mutasi yang memanfaatkan ....
| A. | sinar ultra violet |
| B. | kolkisin |
| C. | radiasi sinar \(x\) |
| D. | asam nitrat |
| E. | gas metan |
Jawaban & Analisa
Jawaban: B
Analisa: Semangka tanpa biji umumnya bertipe triploid \((3n)\). Triploid diperoleh dengan cara membuat tanaman tetraploid \((4n)\) terlebih dahulu, lalu disilangkan dengan diploid \((2n)\) sehingga menghasilkan keturunan \((3n)\).
Bahan yang digunakan untuk menggandakan kromosom (membentuk \((4n)\)) adalah kolkisin, karena kolkisin menghambat pembentukan benang spindel sehingga pemisahan kromosom gagal dan jumlah kromosom mengganda.
A. Sinar UV lebih umum menyebabkan mutasi gen, bukan khusus untuk poliploidi terarah.
B. Tepat: kolkisin digunakan untuk induksi poliploidi (misalnya \((4n)\)).
C. Radiasi sinar \(x\) dapat menimbulkan mutasi, tetapi bukan metode utama untuk menghasilkan poliploid \((4n)\) secara terarah.
D. Tidak umum digunakan untuk induksi poliploidi pada tanaman.
E. Gas metan tidak digunakan untuk menghasilkan poliploidi.