Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 36

Perhatikan gambar percobaan Spallanzani berikut ini!

Screenshot_20-2-2026_112752__20260220_112817.jpeg

Setelah dibiarkan terbuka selama \(2\) hari, air kaldu pada labu \(4\) berubah menjadi keruh dan mengandung mikroba. Hal ini membuktikan bahwa ....

A.air kaldu yang dipanaskan belum mematikan mikroba
B.mikroba dalam air kaldu berasal dari udara
C.udara kotor dapat menyebabkan air kaldu keruh
D.air kaldu yang terbuka dapat berubah menjadi organisme
E.mikroba berasal dari air kaldu yang dibiarkan terbuka
Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Analisa: Pada percobaan Spallanzani, kaldu yang dipanaskan dan ditutup tetap jernih karena mikroba tidak dapat masuk. Ketika penutup dibuka dan dibiarkan, kaldu menjadi keruh karena mikroorganisme dari udara masuk dan berkembang biak. Jadi, hasil “keruh + mengandung mikroba” setelah terbuka membuktikan sumber mikroba datang dari udara, bukan muncul spontan dari kaldu.

A. Tidak tepat, karena jika pemanasan tidak mematikan mikroba, kaldu seharusnya sudah keruh walaupun tertutup.

B. Tepat: ketika labu dibuka, mikroba dari udara masuk ke kaldu dan menyebabkan keruh.

C. Kurang tepat: yang menyebabkan keruh bukan “udara kotor” sebagai konsep umum, melainkan mikroorganisme yang terbawa udara.

D. Salah: ini mendukung generatio spontanea (organisme muncul dari benda mati), padahal percobaan ini justru menolaknya.

E. Tidak tepat: kaldu hanya menjadi media tumbuh; sumber mikroba datang dari luar (udara), bukan “berasal dari kaldu” itu sendiri.


Soal 37

Diketahui dua populasi yang berbeda mengalami interhibridisasi akibat migrasi populasi \(1\) ke habitat populasi \(2\). Diduga kedua populasi sesungguhnya berasal dari nenek moyang yang sama. Peristiwa tersebut memunculkan variasi baru, yaitu spesies yang adaptif dan fertil, sehingga mendorong terjadinya evolusi. Alasan yang tepat adalah ....

A.masing-masing induk merekomendasikan setengah sifat pewarisannya
B.perpindahan populasi mendorong terjadinya mutasi spontan
C.gen-gen resesif pada dua populasi akan tersingkir
D.interaksi gen-gen yang sama akan memunculkan sifat baru
E.gen dominan merekomendasikan ekspresi yang lebih kuat
Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Interhibridisasi (perkawinan silang antarpopulasi) mencampurkan dua kumpulan gen (gene pool). Pencampuran ini menghasilkan kombinasi alel baru dan interaksi antargen yang dapat memunculkan variasi fenotip baru. Jika variasi baru itu adaptif dan tetap fertil, maka dapat dipertahankan oleh seleksi alam dan mendorong evolusi.

A. Pernyataan umum tentang pewarisan sifat, tetapi tidak menjelaskan inti munculnya variasi baru akibat pencampuran gene pool.

B. Migrasi tidak otomatis menyebabkan mutasi spontan; mutasi terjadi karena perubahan materi genetik, bukan karena perpindahan habitat semata.

C. Gen resesif tidak otomatis tersingkir; keberadaannya bergantung pada seleksi dan kondisi lingkungan.

D. Tepat: kombinasi dan interaksi gen dari dua populasi dapat memunculkan sifat/variasi baru.

E. Dominansi tidak berarti “ekspresi lebih kuat” sebagai penyebab utama evolusi; dominan-resesif hanya menjelaskan pola ekspresi alel, bukan mekanisme munculnya variasi adaptif baru.


Soal 38

Melalui teknik transplantasi inti dapat diperoleh domba Dolly yang memiliki sifat-sifat unggul dari induk yang mendonorkan inti sel yang disisipkan pada sel ovum. Apa prinsip dasar teknik tersebut?

A.inti dari sel induk dapat meningkatkan kualitas gen-gen unggul
B.seluruh sifat-sifat induk pendonor diwariskan kepada keturunannya
C.sebagian besar sifat-sifat induk pendonor diwariskan kepada keturunannya
D.interaksi antara inti sel donor dan sitoplasma ovum membentuk sifat unggul
E.muatan inti diploid pendonor ke sel haploid mengaktifkan gen-gen unggul
Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Analisa: Prinsip transplantasi inti pada kloning adalah: inti sel donor membawa informasi genetik utama yang mengendalikan sifat keturunan. Ketika inti donor dimasukkan ke ovum yang intinya telah dihilangkan, embrio yang terbentuk memiliki susunan genetik (terutama DNA inti) sama dengan donor inti, sehingga sifat keturunan mengikuti donor inti.

A. Teknik ini tidak “meningkatkan kualitas” gen; teknik ini menyalin materi genetik dari donor inti.

B. Paling tepat pada konteks soal sekolah: sifat keturunan ditentukan oleh inti sel donor (klon bersifat sama dengan donor inti).

C. Kurang tegas: konsep yang diuji biasanya “inti menentukan sifat” sehingga hasil kloning identik dengan donor inti.

D. Sitoplasma ovum berperan sebagai lingkungan awal perkembangan, tetapi prinsip utamanya tetap pengendali sifat adalah materi genetik dalam inti donor.

E. Tidak tepat: bukan “aktivasi gen unggul” karena perbedaan haploid-diploid, melainkan pemindahan inti donor sebagai sumber genetik.


Soal 39

Pada proses bioteknologi konvensional, bahan baku susu yang difermentasi dapat menghasilkan macam-macam produk, antara lain yoghurt, keju, dan mentega lunak. Kelompok mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk membuat yoghurt dan keju adalah ....

Yoghurt Keju
A. jamur jamur
B. bakteri bakteri
C. bakteri jamur
D. jamur bakteri
E. jamur kapang
Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Analisa Konsep: Produk fermentasi susu seperti yoghurt dan keju pada dasarnya menggunakan bakteri asam laktat. Bakteri ini mengubah laktosa menjadi asam laktat sehingga terjadi penggumpalan protein susu (kasein) dan terbentuk produk fermentasi.

Produk Mikroorganisme Utama Peran
Yoghurt Lactobacillus dan Streptococcus Menghasilkan asam laktat dari laktosa
Keju Bakteri asam laktat Membantu proses penggumpalan dan pematangan

Analisa Pilihan:

A. Salah, yoghurt bukan dibuat oleh jamur.

B. Tepat, yoghurt dan keju pada prinsip dasarnya menggunakan bakteri fermentasi.

C. Tidak tepat, karena keju pada umumnya diawali oleh bakteri, bukan jamur (meskipun beberapa jenis khusus menggunakan kapang).

D. Salah, yoghurt tidak menggunakan jamur sebagai mikroorganisme utama.

E. Tidak tepat, yoghurt bukan menggunakan jamur atau kapang sebagai mikroorganisme utama.


Soal 40

Berikut ini merupakan dampak dari keberhasilan bioteknologi modern dalam mengembangkan kloning domba Dolly dan jenis-jenis hewan mamalia lainnya yang dikhawatirkan banyak orang, kecuali ....

A.dapat menggeser plasma nutfah yang tumbuh dari zigot
B.populasi menjadi sangat tidak terkendali
C.gen-gen dominan termutasi menjadi gen resesif
D.kualitas individu cepat menurun, akibat usia sel yang sudah menua
E.daya insting perkawinan menjadi rendah
Jawaban & Analisa

Jawaban: C

Analisa: Pertanyaan meminta dampak yang bukan (kecuali) kekhawatiran yang masuk akal terkait kloning. Opsi C menyatakan “gen dominan termutasi menjadi gen resesif”, ini tidak tepat sebagai dampak langsung kloning. Dominan-resesif adalah hubungan ekspresi alel, sedangkan mutasi adalah perubahan urutan DNA; tidak ada konsep bahwa kloning menyebabkan gen dominan berubah menjadi resesif secara otomatis.

A. Masih masuk kategori kekhawatiran: kloning dapat mengurangi variasi genetik bila menggantikan reproduksi seksual berbasis zigot.

B. Kekhawatiran sosial-ekologis: jika kloning dipakai masif, populasi tertentu bisa meningkat tanpa kontrol.

C. Tepat sebagai jawaban “kecuali” karena pernyataannya tidak sesuai konsep genetika dan bukan dampak khas kloning.

D. Masuk akal sebagai kekhawatiran: penggunaan inti dari sel tubuh dapat terkait isu penuaan seluler pada hasil klon (sering dibahas pada kasus Dolly di materi sekolah).

E. Kekhawatiran perilaku/reproduksi bisa muncul sebagai dampak tidak langsung pada pengelolaan populasi hasil kloning (meski tidak selalu terjadi), sehingga masih lebih “mungkin dikhawatirkan” dibanding C.