Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 56

Kutipan: Sambil memberi penjelasan palsu itu George agak menepi, seolah-olah hendak memberi jalan pada Ben dan Carlos. Itulah saat yang menentukan. Bisakah kedua penjahat itu dijebak? Ternyata bisa!

Pertanyaan: Watak George dalam kutipan tersebut adalah ....

  1. pembohong
  2. penipu
  3. sopan
  4. cerdik
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

  • Kutipan menonjolkan tindakan George yang mengatur strategi: “agak menepi” seolah memberi jalan, lalu muncul “saat yang menentukan” untuk menjebak penjahat.
  • Itu menunjukkan kecerdikan dan siasat \(\rightarrow\) watak yang paling tepat adalah cerdik.
  • A dan Bmemang ada petunjuk “penjelasan palsu”, tetapi inti kutipan bukan menilai George sebagai pembohong/penipu, melainkan sebagai orang yang berhasil menjebak penjahat.
  • C tidak ditunjukkan secara jelas; “menepi” bukan tanda sopan, melainkan bagian dari taktik.

Soal 57

Kutipan: Angin bertiup menderu. Cuaca cerah cemerlang kena sinar rembulan. Bintang bertaburan di langit laksana permata bertebaran di atas permadani. Di sana melancar lebih dahulu nelayan yang sedang mengadu untung, menantang gelombang yang penuh marabahaya.

Pertanyaan: Latar penggalan cerita tersebut adalah ....

  1. siang hari di tengah laut
  2. malam hari di langit biru
  3. malam hari di laut lepas
  4. pagi hari di samudera raya
Jawaban & Analisis

Jawaban: C

  • Penanda waktu sangat jelas: ada “sinar rembulan” dan “bintang bertaburan” \(\rightarrow\) malam hari.
  • Penanda tempat: ada “nelayan”, “melancar”, “menantang gelombang” \(\rightarrow\) berada di laut, bahkan cocok dengan suasana laut lepas yang berbahaya.
  • A dan Dsalah karena siang/pagi bertentangan dengan rembulan dan bintang.
  • B salah karena tempatnya bukan “di langit”, melainkan di laut.

Soal 58

Kutipan: Setiap aku masuk itu, aku merasa diberi rantai penjaga. Kebebasanku dirampas. Segala gerakanku dikondisikan dan semua gerak-gerikku diamati. Andang, pengawas merangkap wakil kepala bagian, mulailah menjadi penguasa tunggal di ruangan itu.

Pertanyaan: Sudut pandang pengarang dalam penggalan novel tersebut adalah orang ....

  1. pertama pelaku sampingan
  2. kedua pelaku utama
  3. ketiga di luar utama
  4. pertama pelaku utama
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

  • Kutipan memakai kata ganti aku dan bentuk kepunyaan -ku (“kebebasanku”, “gerakanku”). Ini ciri sudut pandang orang pertama.
  • Tokoh “aku” mengalami langsung konflik utama: merasa dirantai, diawasi, kebebasannya dirampas. Berarti “aku” adalah pelaku utama dalam penggalan itu.
  • A salah karena “pelaku sampingan” biasanya tidak menjadi pusat pengalaman batin sedetail ini.
  • B dan C salah karena bukan orang kedua/ketiga (tidak memakai “kamu/dia” sebagai pusat).

Soal 59

Kutipan: Setiap pagi dia duduk di kursi rodanya menghadap ke sebuah meja. Di atas meja ada mesin ketik. Dia selalu berkarya. Dia tidak pernah putus asa meskipun kedua kakinya patah akibat kecelakaan sepeda motor dua tahun yang lalu. Dia teman dekatku, Yus Diana namanya.

Pertanyaan: Pertanyaan yang sesuai dengan kutipan novel tersebut adalah ....

  1. Di mana Yus Diana mendapat kecelakaan?
  2. Siapa yang tidak pernah putus asa?
  3. Bagaimana situasi rumah Yus Diana?
  4. Siapa yang mendorong ia menjadi penulis?
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

  • Kutipan menyatakan langsung: “Dia tidak pernah putus asa ...” dan pada akhir disebutkan “Yus Diana namanya.” Maka pertanyaan yang dapat dijawab tepat dari kutipan adalah Siapa yang tidak pernah putus asa?
  • A tidak bisa dijawab karena tempat kecelakaan tidak disebutkan.
  • C tidak dibahas; kutipan hanya menyebut kursi roda, meja, dan mesin ketik, bukan situasi rumah secara umum.
  • D tidak disebutkan siapa yang mendorong menjadi penulis.

Soal 60

Pertanyaan: Puisi berikut ini yang termasuk pantun adalah ....

  1. Oh, Tuhan
    Biar aku menjadi embun-Mu
    Memancarkan terang-Mu
    Sampai aku lenyap olehnya
  2. Anak nelayan menangkap pari
    Sampai karam menghadap karang
    Amatilah buah nasibku ini
    Ayah tiada ibu pun berpeluang
  3. Pergilah jua alat perahumu
    Hasilkan bekal air dan kayu
    Dayung pengayuh taruh di situ
    Supaya laju perahumu itu
  4. Baik ditanam batang padi
    Jadikan tampang anak pisang
    Halah sapi dalam rimba
    Adakah penyayang orang ini
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

  • Pantun memiliki ciri: 4 baris, umumnya 2 baris sampiran + 2 baris isi, serta rima yang sering berpola a-b-a-b.
  • B memenuhi ciri tersebut:
    • Baris 1–2 sebagai sampiran (nelayan, pari, karang).
    • Baris 3–4 sebagai isi (nasib penutur, ayah-ibu).
    • Rima baris 1 dan 3 berakhir bunyi -i, sedangkan baris 2 dan 4 berakhir bunyi -ang \(\rightarrow\) pola \(a\text{-}b\text{-}a\text{-}b\).
  • A adalah puisi bebas (tidak ada sampiran-isi pantun).
  • C cenderung berupa nasihat/ajakan berima sama, tidak jelas sampiran-isinya (lebih dekat ke syair).
  • D tidak membentuk pola pantun yang rapi dan hubungan sampiran-isi tidak jelas.